Kepala Sekolah MAN Pacitan Tak Berada di Tempat Saat Jam Kerja, Integritas dan Pelayanan Publik Dipertanyakan



PACITAN, DAILYPUBLIK.COM – Integritas dan pelayanan pejabat di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pacitan menjadi sorotan setelah sejumlah awak media mengalami kesulitan saat hendak melakukan konfirmasi terkait insiden yang menimpa salah satu siswi kelas X jurusan IPS.


Kedatangan awak media pada Selasa (4/11/2026) sekitar pukul 09.00 WIB tersebut bertujuan meminta klarifikasi pihak sekolah mengenai peristiwa yang terjadi pada Jumat (30/10/2026). Dalam kejadian itu, seorang siswi dilaporkan tertimpa besi tangga di lingkungan sekolah.


Namun, upaya konfirmasi tersebut belum membuahkan hasil. Saat tiba di gerbang sekolah, awak media tertahan oleh penjaga sekolah yang menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang mengikuti rapat dan meminta mereka datang kembali pada siang hari.


Awak media kemudian kembali sesuai waktu yang disarankan. Akan tetapi, upaya untuk menemui pihak sekolah kembali mengalami kendala.


Penjaga sekolah bernama Zaenuri menyampaikan bahwa kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan bagian humas sedang beristirahat.

"Pak kepala sekolah, wakasek, dan humas sedang pulang istirahat. Yang ada tinggal guru-guru yang menjaga ujian," terang Zaenuri.


Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pola pelayanan dan keberadaan pejabat sekolah selama jam kerja.


Terlebih, kedatangan awak media bertujuan memperoleh klarifikasi atas insiden yang menyangkut keselamatan peserta didik di lingkungan pendidikan.


Persoalan ini bukan semata-mata mengenai ada atau tidaknya pejabat sekolah di ruang kerja, melainkan juga menyangkut bagaimana institusi pendidikan memberikan pelayanan, menerima tamu, serta memastikan komunikasi dengan masyarakat tetap berjalan.


Apabila kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan humas memiliki agenda rapat maupun waktu istirahat, publik tentu perlu mendapatkan kejelasan mengenai mekanisme pelayanan dan pejabat yang dapat dihubungi ketika masyarakat membutuhkan informasi.


Terlebih, keberadaan pejabat sekolah dalam menjalankan tugas kedinasan perlu mengacu pada ketentuan jam kerja serta aturan internal yang berlaku.


Hingga berita ini disusun, awak media masih berupaya mendapatkan klarifikasi dari Kepala MAN Pacitan terkait insiden yang menimpa siswi tersebut, termasuk alasan ketiga pejabat sekolah tidak dapat ditemui saat awak media datang untuk melakukan konfirmasi.


Publik berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan bertanggung jawab, terutama menyangkut keselamatan peserta didik serta mekanisme pelayanan informasi kepada masyarakat.(Acr)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kepala Sekolah MAN Pacitan Tak Berada di Tempat Saat Jam Kerja, Integritas dan Pelayanan Publik Dipertanyakan
  • Kepala Sekolah MAN Pacitan Tak Berada di Tempat Saat Jam Kerja, Integritas dan Pelayanan Publik Dipertanyakan
  • Kepala Sekolah MAN Pacitan Tak Berada di Tempat Saat Jam Kerja, Integritas dan Pelayanan Publik Dipertanyakan
  • Kepala Sekolah MAN Pacitan Tak Berada di Tempat Saat Jam Kerja, Integritas dan Pelayanan Publik Dipertanyakan
  • Kepala Sekolah MAN Pacitan Tak Berada di Tempat Saat Jam Kerja, Integritas dan Pelayanan Publik Dipertanyakan
  • Kepala Sekolah MAN Pacitan Tak Berada di Tempat Saat Jam Kerja, Integritas dan Pelayanan Publik Dipertanyakan

Posting Komentar