Rutan Ponorogo Gelar Art Therapy, Enam Warga Binaan Perempuan Tuangkan Emosi Lewat Lukisan
PONOROGO, DAILYPUBLIK.COM – Enam warga binaan perempuan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo mengikuti kegiatan art therapy atau terapi melalui seni dengan melukis di atas kanvas.
Kegiatan yang didampingi mahasiswa magang Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan perasaan melalui warna dan karya seni.
Dalam kegiatan tersebut, setiap peserta diberi kesempatan menuangkan kreativitas sesuai dengan ide masing-masing. Mereka menggunakan perpaduan warna dan goresan kuas untuk menghasilkan lukisan dengan beragam objek, mulai dari pemandangan alam hingga gambar karakter.
Art Therapy Jadi Sarana Ekspresi Emosi
Melalui media lukisan, warga binaan dapat memilih warna, menentukan objek gambar, dan mengembangkan gagasan menjadi sebuah karya. Proses ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengekspresikan perasaan dengan cara kreatif.
Art therapy merupakan pendekatan yang memanfaatkan aktivitas seni sebagai sarana untuk mengenali dan mengungkapkan emosi.
Dalam kegiatan di Rutan Ponorogo ini, melukis menjadi media yang digunakan warga binaan perempuan untuk mengeksplorasi perasaan sekaligus mengembangkan kreativitas.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta dalam mengelola emosi dan memberikan pengalaman positif selama menjalani masa pembinaan.
Mahasiswa UIN SATU Tulungagung Dampingi Peserta
Pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa magang UIN SATU Tulungagung yang mendampingi enam warga binaan perempuan selama proses melukis. Pendampingan dilakukan ketika peserta memilih warna, mengeksplorasi kreativitas, hingga menuangkan ide ke dalam bentuk visual.
Setiap peserta memiliki kebebasan untuk mengembangkan gambar berdasarkan kreativitas masing-masing. Hasil lukisan pun mencerminkan beragam pilihan objek yang dituangkan melalui goresan kuas di atas kanvas.
Dorong Pembinaan Kreatif di Rutan Ponorogo
Kegiatan art therapy menjadi salah satu bentuk aktivitas kreatif yang dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Ponorogo bagi warga binaan perempuan.
Melalui kegiatan ini, pembinaan diharapkan tidak hanya memberikan ruang untuk beraktivitas, tetapi juga mendukung pengembangan potensi diri dan kepercayaan diri peserta.
Meski demikian, bahan kegiatan ini tidak memuat hasil evaluasi atau pengukuran dampak terapi terhadap kondisi emosional peserta. Karena itu, manfaat yang diharapkan dari kegiatan tersebut perlu dibedakan dari hasil yang telah terukur.
Baca Juga:
Posting Komentar