Resmi Jadi Kader PDIP, Teguh Wiyono Bicara Pengabdian untuk Ponorogo
![]() |
| Raden Tumenggung (R.T.) Teguh Wiyono, S.E., S.H., S.Pd., M.M. |
PONOROGO, DAILYPUBLIK.COM - Raden Tumenggung (R.T.) Teguh Wiyono, S.E., S.H., S.Pd., M.M., resmi bergabung sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP). Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari ikhtiarnya untuk memperluas pengabdian kepada masyarakat Ponorogo.
Teguh tercatat sebagai anggota PDIP dengan nomor KTA 35061020141210870001. Ia menyebut keputusan bergabung dengan partai politik tersebut sebagai langkah untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan dan kemajuan daerah.
“Alhamdulillah, sejak 23 September 2026 saya resmi menjadi anggota partai besutan Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Teguh, Jumat (2/10/2026).
Teguh mengatakan, keterlibatannya dalam politik tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar jabatan. Baginya, politik dapat menjadi salah satu ruang untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Bagi saya, politik adalah jalan pengabdian. Yang paling penting adalah bagaimana kehadiran kita bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut membawa Ponorogo menjadi semakin maju,” katanya.
Bawa Pengalaman Organisasi hingga Dunia Usaha
Sebelum masuk ke ruang politik melalui PDIP, Teguh dikenal memiliki pengalaman di sejumlah bidang, mulai dari organisasi, pendidikan, dunia usaha hingga aktivitas sosial kemasyarakatan.
Ia juga menjabat sebagai Dewan Pembina Melinting News. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari latar belakang yang dibawanya dalam menjalankan aktivitas politik dan sosial di Ponorogo.
Menurut Teguh, Ponorogo memiliki berbagai potensi yang masih dapat dikembangkan. Karena itu, ia menilai diperlukan kolaborasi lintas sektor agar potensi daerah dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kita memiliki banyak potensi. Yang diperlukan adalah bagaimana potensi tersebut bisa dikelola dan dikembangkan melalui kolaborasi,” ujarnya.
Namanya Dikaitkan dengan Bursa Cawabup
Bergabungnya Teguh dengan PDIP turut membuka ruang komunikasi politik yang lebih luas. Namanya juga mulai dikaitkan dengan bursa calon Wakil Bupati (Cawabup) Ponorogo untuk mendampingi petahana, Hj. Lisdyarita, S.H.
Namun, keputusan mengenai rekomendasi partai maupun pasangan calon yang akan diusung tetap menjadi bagian dari mekanisme internal partai dan harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.
Teguh sendiri lebih menekankan langkah politiknya sebagai bagian dari semangat pengabdian.
Ia berharap keterlibatannya di ruang politik dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Ponorogo.
“Harapannya tentu kehadiran kita bisa memberikan manfaat dan ikut mendorong Ponorogo menjadi semakin maju,” pungkasnya. (*)
Baca Juga:

Posting Komentar