Lima Jembatan Perintis Garuda di Ponorogo Dikebut, Progres Tertinggi 74,08 Persen
![]() |
| Anggota Kodim 0802/Ponorogo bersama masyarakat dan unsur terkait bergotong royong mengerjakan lima Jembatan Perintis Garuda Tahap VII Tahun 2026. |
PONOROGO, DAILYPUBLIK.COM - Pembangunan lima Jembatan Perintis Garuda Tahap VII Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Ponorogo terus berlangsung. Berdasarkan capaian per 8 Oktober 2026, progres pembangunan tertinggi tercatat di Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, sebesar 74,08 persen.
Proyek yang dikerjakan melalui Kodim 0802/Ponorogo tersebut tersebar di lima lokasi, yakni Kecamatan Sukorejo, Badegan, Pudak, Balong, dan Jetis. Anggota TNI bersama masyarakat dan unsur terkait bergotong royong menyelesaikan pembangunan di masing-masing wilayah.
Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S. Sos., MMDS, menyatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan data capaian pekerjaan per 8 Oktober 2026, progres pembangunan lima jembatan menunjukkan persentase yang berbeda-beda.
Jembatan Perintis Garuda di Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, mencatat progres tertinggi sebesar 74,08 persen.
Posisi berikutnya ditempati jembatan di Desa Tanjunggunung, Kecamatan Badegan, dengan capaian 66,13 persen.
Sementara itu, pembangunan jembatan di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, mencapai 32,76 persen.
Jembatan di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, tercatat 35,82 persen, sedangkan jembatan di Desa Besuki mencapai 34,31 persen.
Berikut rincian progres pembangunan berdasarkan data yang disampaikan:
• Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo: 74,08 persen.
• Desa Tanjunggunung, Kecamatan Badegan: 66,13 persen.
• Desa Bareng, Kecamatan Pudak: 32,76 persen.
• Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong: 35,82 persen.
• Desa Besuki: 34,31 persen.
Perbedaan capaian tersebut, menurut keterangan dalam laporan pembangunan, dipengaruhi sejumlah faktor.
Di antaranya kondisi medan, aspek teknis dan desain, lingkungan, cuaca, serta ketersediaan logistik dan material.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII tersebar di sejumlah sungai di wilayah Ponorogo.
Di Kecamatan Sukorejo, jembatan dibangun di Sungai Bengawan, Dukuh Wotmangu, Desa Nambangrejo.
Di Kecamatan Badegan, lokasi pembangunan berada di Sungai Swiyu, Dukuh Bondalem, Desa Tanjunggunung.
Berikutnya, pembangunan di Kecamatan Pudak berada di Sungai Keyang Atas, Dukuh Kendal, Desa Bareng. Di Kecamatan Balong, jembatan dibangun di Sungai Tempuran, Dukuh Tanjungrejo, Desa Karangpatihan.
Adapun lokasi kelima berada di Sungai Tamba, daerah aliran Sungai (DAS) Solo, Dukuh/Desa Besuki. Dalam laporan pembangunan, lokasi tersebut disebut berada di wilayah Kecamatan Jetis.
Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Adanya proyek pembangunan jembatan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam laporan Kodim 0802/Ponorogo.
Ia juga menyatakan Kodim 0802/Ponorogo siap bekerja maksimal dan bertanggung jawab untuk menyukseskan program strategis pemerintah tersebut.
Menurut Farauk, pembangunan jembatan yang telah selesai di sejumlah lokasi sebelumnya dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, baik untuk transportasi maupun aktivitas lain yang dapat mendukung perekonomian warga.
Pengerjaan lima Jembatan Perintis Garuda Tahap VII di Ponorogo masih berlangsung. Data progres per 8 Oktober 2026 menunjukkan bahwa setiap lokasi memiliki capaian berbeda, dengan Nambangrejo mencatat persentase tertinggi di antara lima proyek tersebut.
Baca Juga:

Posting Komentar