Dikuperin Kabupaten Pacitan Dampingi Tim Verval KDKMP Mabes TNI
PACITAN, DAILYPUBLIK.COM – Tim dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) yang dipimpin Laksda TNI Phundi Rusbandi dan Marsda TNI Frederick Situmorang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pacitan.
Kunjungan tersebut difokuskan pada verifikasi dan validasi (verval) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sekaligus mendorong percepatan tindak lanjut hasil evaluasi dan kesiapan operasional koperasi.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim Mabes TNI mengunjungi sejumlah lokasi KDKMP untuk melaksanakan verifikasi dan validasi. Selain itu, rombongan juga bersilaturahmi dengan Bupati Pacitan beserta Tim Verval KDKMP Kabupaten Pacitan.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran kunjungan adalah KDKMP Desa Nanggungan, Kecamatan Pacitan. Di lokasi tersebut, tim berdiskusi bersama jajaran Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Diskuperin), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, pengurus KDKMP, manajer koperasi desa, serta instansi terkait lainnya.
Pertemuan tersebut menjadi forum untuk bertukar informasi sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang ditemukan selama proses verifikasi dan validasi di lapangan. Berbagai masukan dan kendala yang teridentifikasi selanjutnya akan disampaikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pusat sebagai bahan pembahasan dan tindak lanjut.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian Kabupaten Pacitan Muhammad Ali Mustofa,S.P.i,M.M., yang ikut memdampingi rombongan dari Mabes menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Mabes TNI.
Menurutnya, kehadiran tim tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan secara langsung berbagai temuan hasil verval yang telah dilakukan oleh tim kabupaten.
"Kami mengapresiasi kunjungan tim dari Mabes TNI. Melalui kesempatan ini, kami dapat menyampaikan secara langsung berbagai temuan hasil verval di lapangan, dengan harapan segera memperoleh tindak lanjut," ujarnya.
Ia menjelaskan, Tim Verval Kabupaten Pacitan telah melakukan verifikasi dan validasi terhadap 80 lokasi KDKMP.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan sembilan lokasi yang belum memenuhi kelayakan dari aspek infrastruktur serta tujuh lokasi yang belum layak dari aspek sarana dan prasarana operasional.
Sementara itu, lokasi lainnya dinyatakan layak dengan sejumlah catatan perbaikan yang perlu ditindaklanjuti agar seluruh persyaratan dapat terpenuhi.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur serta pemenuhan fasilitas pendukung menjadi aspek penting untuk memastikan proses serah terima aset dan persiapan operasional KDKMP dapat segera diselesaikan.
"Semoga kedatangan tim dari Mabes TNI dapat mendorong percepatan tindak lanjut oleh pelaksana, baik dalam perbaikan infrastruktur maupun pemenuhan sarana dan prasarana pendukung. Harapannya, serah terima aset dan operasional KDKMP dapat lebih cepat terlaksana," ungkapnya.
Lebih lanjut, terkait kesiapan operasional koperasi, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat, terutama mengenai tata kelola dan mekanisme bisnis yang nantinya akan diterapkan dalam pengelolaan KDKMP.
Meski demikian, Diskuperin Kabupaten Pacitan akan mulai melakukan koordinasi dengan pengurus dan manajer koperasi desa sebagai langkah awal mempersiapkan operasional, sembari menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.
"Kami masih menunggu petunjuk teknis operasional dari pusat terkait tata kelola dan mekanisme bisnis KDKMP. Sambil menunggu, kami akan mulai melakukan koordinasi dengan pengurus dan manajer Kopdes agar persiapan operasional dapat berjalan," jelasnya.
Melalui kunjungan tim Mabes TNI tersebut, berbagai kendala yang ditemukan di lapangan diharapkan dapat segera memperoleh solusi dan tindak lanjut yang konkret.
Sinergi antara pemerintah pusat, TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta pengurus dan pengelola koperasi menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai persyaratan, termasuk perbaikan infrastruktur, pemenuhan sarana dan prasarana, serta proses serah terima aset.
Dengan demikian, KDKMP di Kabupaten Pacitan diharapkan dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat perekonomian desa serta meningkatkan kesejahteraan warga. (Acr)
Baca Juga:

Posting Komentar