Sinergi Polisi dan Tim Gabungan, Jalur Ponorogo–Madiun Cepat Kembali Dibuka
![]() |
| Polisi bersama tim gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang menutup jalur Ponorogo–Madiun di Kelurahan Kadipaten, Babadan. |
PONOROGO, DAILYPUBLIK.COM - Jalur utama Ponorogo–Madiun sempat tertutup pohon tumbang, Selasa (15/9/2026) petang. Polisi bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pengamanan dan evakuasi hingga akses kendaraan kembali terbuka.
Pohon galam berdiameter sekitar 45 sentimeter dengan tinggi kurang lebih 10 meter itu tumbang di wilayah Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, tepat di sebelah utara Carwash Wijaya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.15 WIB saat kondisi cuaca disertai angin kencang. Pohon yang berada di pinggir jalan roboh melintang dan menutup seluruh badan jalan.
Akibatnya, arus kendaraan di jalur Ponorogo–Madiun sempat terganggu. Pengguna jalan harus menunggu hingga material pohon berhasil dievakuasi.
Begitu menerima laporan masyarakat, Piket SPKT Polsek Babadan langsung mendatangi lokasi. Petugas mengamankan area sekaligus mengatur arus lalu lintas untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Penanganan kemudian dikoordinasikan bersama Satlantas Polres Ponorogo, BPBD Kabupaten Ponorogo, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo, serta Dinas PU Provinsi Jawa Timur.
Kolaborasi lintas instansi dilakukan agar pohon segera disingkirkan dan jalur utama tersebut dapat kembali dilalui masyarakat.
Sekitar pukul 19.30 WIB, proses evakuasi selesai. Batang pohon berhasil dipindahkan dari badan jalan dan arus lalu lintas berangsur kembali normal.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo melalui Kapolsek Babadan AKP Yudha Setiawan mengatakan, respons cepat dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan masyarakat.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Prioritas kami adalah memastikan jalur segera aman dan dapat kembali dilalui masyarakat,” ujar Yudha.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi angin kencang, terutama saat melintas di jalur yang terdapat pepohonan di sekitar badan jalan.
Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan pohon yang terlihat rapuh atau berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak atau melemahkan pohon, termasuk pembakaran pada bagian batang maupun akar,” tegasnya.
Menurut Yudha, laporan dari masyarakat dapat mempercepat koordinasi dengan instansi terkait sehingga potensi bahaya bisa segera ditangani.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Babadan bersama instansi terkait juga mendorong identifikasi dan pemangkasan pohon-pohon di sepanjang jalur yang berpotensi tumbang, khususnya yang berada di dekat badan jalan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meminimalkan risiko kejadian serupa sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di jalur utama Ponorogo–Madiun.
Baca Juga:

Posting Komentar