Juara Umum II Piala Panglima TNI, 54 Atlet Dewo Amral Dipanggil ke DPRD
![]() |
| Ketua DPRD Pacitan Arif Setya Budi (ASB) bersama 54 atlet Dewo Amral Junior Fighter Club dalam pertemuan di Gedung DPRD Pacitan. (Acir Hernowo) |
PACITAN, DAILYPUBLIK.COM - Prestasi kontingen pencak silat Pacitan di Piala Panglima TNI mendapat apresiasi khusus. Sebanyak 54 atlet Dewo Amral Junior Fighter Club diundang Ketua DPRD Pacitan Arif Setya Budi ke Gedung DPRD, Selasa (15/9/2026).
Undangan tersebut menjadi bentuk penghargaan setelah kontingen Pacitan berhasil meraih Juara Umum II kategori remaja dan dewasa dalam Kejuaraan Nasional Piala Panglima TNI di GOR Manahan Solo, 11–13 September 2026.
Para atlet hadir bersama orang tua masing-masing. Suasana pertemuan berlangsung santai dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Arif Setya Budi yang akrab disapa ASB menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang telah membawa nama Pacitan di tingkat nasional.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para orang tua yang selama ini mendukung perjuangan anak-anak mereka mengikuti berbagai kejuaraan.
“Saya apresiasi atas hasil yang adik-adik raih pada kejuaraan kemarin. Saya juga apresiasi kepada orang tua yang mendukung penuh anak-anaknya,” ujar ASB.
Sebagai insan pencak silat yang pernah berlaga di tingkat nasional, ASB turut berbagi pengalaman kepada para atlet.
Ia mengingatkan agar capaian Juara Umum II tidak membuat mereka cepat puas. Menurutnya, masih banyak agenda pertandingan yang bisa menjadi ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus mengejar prestasi.
“Dalam olahraga pencak silat, prestasi adik-adik jangan cepat puas. Pencak silat itu jadwal event kejuaraannya banyak, baik daerah, nasional maupun event lainnya. Ada yang untuk mengasah kemampuan, ada juga yang menjadi target juara,” tuturnya.
Selain soal latihan, ASB menekankan pentingnya kedisiplinan dan sikap terhadap orang-orang yang mendukung perjalanan atlet.
Ia meminta para atlet tetap disiplin berlatih serta menghormati pelatih dan orang tua.
“Untuk itu kalian harus disiplin berlatih dan jangan lupa hormati pelatih dan juga orang tua,” pesannya.
Saat berada di gelanggang, para atlet juga diminta tidak mudah panik. Ketenangan, rasa percaya diri, kemampuan membaca situasi, dan fokus menerapkan hasil latihan menjadi hal yang harus dijaga.
“Di dalam gelanggang harus tenang, percaya diri, kuasai medan, jangan takut kalah. Fokus praktikkan hasil latihan kalian,” katanya.
ASB juga mengingatkan atlet untuk tetap berkomunikasi dengan official selama pertandingan. Arahan dari official dinilai penting untuk membantu atlet mengambil keputusan saat bertanding.
“Jangan lupa di gelanggang harus juga komunikasi dengan official, perhatikan petunjuknya. Jangan hiraukan penonton,” lanjutnya.
Pesan terakhir tak kalah penting. ASB meminta para atlet tidak pernah menganggap remeh lawan, terlepas dari perbedaan catatan prestasi maupun kemampuan.
“Terakhir, jangan sekali-kali meremehkan lawan. Itu akan membuat lengah,” tegasnya.
Pertemuan di Gedung DPRD Pacitan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para atlet Dewo Amral Junior Fighter Club.
Apresiasi itu sekaligus diharapkan mendorong mereka terus meningkatkan kemampuan dan kembali membawa prestasi bagi Kabupaten Pacitan pada kejuaraan berikutnya. (Acr)
Baca Juga:

Posting Komentar