Kepala UPT PJJ Pacitan: Karakter Jadi Fondasi Pelayanan Masyarakat

Kepala UPT PJJ Pacitan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Ir. H. Budi Hari Santoso, memberikan briefing kepada pegawai dan karyawan usai apel harian di Kantor UPT PJJ Pacitan. (Foto: Istimewa)

PACITAN, DAILYPUBLIK.COM - Briefing setelah apel harian menjadi rutinitas yang terus dijaga di lingkungan UPT PJJ Pacitan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, dan etos kerja pegawai.

Kepala UPT PJJ Pacitan, Ir. H. Budi Hari Santoso, mengatakan briefing diikuti seluruh pegawai dan karyawan, mulai dari PNS, PPPK hingga tenaga outsourcing.

“Ya, tadi setelah apel kita adakan briefing berkala kepada semua pegawai, karyawan dan karyawati, baik PNS, PPPK maupun tenaga outsourcing,” ujar Budi Hari Santoso.

Menurut Budi, briefing tersebut tidak dimaksudkan sekadar sebagai kegiatan rutin setelah apel. Ada pesan yang ingin dibangun, yakni kesadaran terhadap karakter dan tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan.

“Kegiatan ini semata-mata memberikan kesadaran karakter, dalam hal ini berkinerja baik dan memberikan pelayanan masyarakat yang maksimal,” jelasnya.

Ia menilai karakter merupakan dasar penting bagi setiap pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama ketika berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.

Karakter yang kuat, lanjutnya, akan membentuk sejumlah nilai dalam lingkungan kerja. Di antaranya kedisiplinan, loyalitas, peningkatan kinerja, etos kerja, dan etika.

“Ketika seseorang sudah berkarakter, di dalamnya ada kedisiplinan, loyalitas, peningkatan kinerja, etos serta etika bekerja. Otomatis siapapun pemimpinnya dalam suatu organisasi, apapun aturannya, kita sudah siap,” imbuhnya.

Budi berharap nilai-nilai tersebut terus tumbuh di lingkungan UPT PJJ Pacitan sehingga membentuk kepribadian pegawai yang kuat dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Di lingkungan Bina Marga, pengabdian itu diwujudkan melalui tugas mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan serta jembatan di wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Pacitan.

“Kalau itu sudah terbentuk, maka muncullah kepribadian yang kuat dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat serta negara, khususnya di Bina Marga untuk infrastruktur jalan dan jembatan,” tuturnya.

Ia juga mengaitkan semangat bekerja dan melayani masyarakat dengan nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, bekerja seharusnya tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tugas, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang lain.

“Hal itu linier dalam spirit beragama, yaitu memberi manfaat dan maslahat bagi banyak orang. Seperti pada salah satu ayat, sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang,” katanya.

Karena itu, seluruh jajaran UPT PJJ Pacitan diharapkan terus meningkatkan kualitas pengabdian dan memperluas manfaat pekerjaan yang dilakukan.

“Sehingga kita sebagai abdi negara akan memberi manfaat yang banyak bagi masyarakat secara menyeluruh dan bisa memberikan kontribusi yang baik,” pungkasnya. (Acr)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kepala UPT PJJ Pacitan: Karakter Jadi Fondasi Pelayanan Masyarakat
  • Kepala UPT PJJ Pacitan: Karakter Jadi Fondasi Pelayanan Masyarakat
  • Kepala UPT PJJ Pacitan: Karakter Jadi Fondasi Pelayanan Masyarakat
  • Kepala UPT PJJ Pacitan: Karakter Jadi Fondasi Pelayanan Masyarakat
  • Kepala UPT PJJ Pacitan: Karakter Jadi Fondasi Pelayanan Masyarakat
  • Kepala UPT PJJ Pacitan: Karakter Jadi Fondasi Pelayanan Masyarakat

Posting Komentar