Kapolresta Sidoarjo Cek Santri Manbaul Hikam, 420 Sudah Pulang


SIDOARJO, DAILYPUBLIK – Kondisi ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mulai membaik setelah mengalami gangguan kesehatan yang diduga terjadi usai mengonsumsi makanan.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing bersama Bupati Sidoarjo turun langsung mengecek kondisi para santri yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, Selasa (1/9/2026).

Beberapa rumah sakit yang menjadi lokasi perawatan di antaranya RSUD R.T. Notopuro dan RSI Siti Hajar.

Dalam kunjungan tersebut, Tobing berbincang langsung dengan santri yang masih menjalani perawatan. Ia juga memberikan dukungan kepada orang tua yang mendampingi anak-anak mereka.

“Semoga segera pulih dan sehat kembali. Kami pastikan aman dan tim medis telah melakukan penanganan secara maksimal,” kata Tobing.

Polresta Sidoarjo memastikan proses penanganan berlangsung sejak para santri dievakuasi dari pondok pesantren hingga mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Pengamanan juga dilakukan selama proses evakuasi untuk memastikan para santri dapat segera memperoleh pelayanan medis.

Tobing mengatakan seluruh santri yang dirawat telah mendapatkan penanganan. Hingga saat ini tidak ada korban meninggal dunia.

“Alhamdulillah, semua santri yang dirawat di sejumlah rumah sakit telah tertangani dengan cepat dan baik, jadi tidak sampai ada korban meninggal dan saat ini seluruh santri sedang dalam perawatan pemulihan kesehatan,” ujarnya.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono kemudian membeberkan perkembangan terbaru kondisi para santri.

Hingga pukul 09.00 waktu setempat, sebanyak 420 dari total 505 santri telah diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatan mereka membaik.

Sementara itu, 65 santri masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 20 lainnya masih dalam tahap observasi.

Di tengah proses pemulihan para santri, penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan masih berlangsung.

Sampel makanan telah diuji di laboratorium dinas terkait. Hasil pengujian nantinya diharapkan dapat memastikan penyebab kejadian yang diduga sebagai keracunan massal tersebut.

Polresta Sidoarjo bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pihak terkait masih melakukan langkah penanganan untuk memastikan pelayanan medis berjalan aman dan lancar.

Novi juga meminta keluarga santri dan masyarakat tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Kami imbau masyarakat dan pihak keluarga santri mohon tidak membuat maupun menyebarkan informasi yang berlebihan dan belum tentu kebenarannya,” pungkas Novi.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kapolresta Sidoarjo Cek Santri Manbaul Hikam, 420 Sudah Pulang
  • Kapolresta Sidoarjo Cek Santri Manbaul Hikam, 420 Sudah Pulang
  • Kapolresta Sidoarjo Cek Santri Manbaul Hikam, 420 Sudah Pulang
  • Kapolresta Sidoarjo Cek Santri Manbaul Hikam, 420 Sudah Pulang
  • Kapolresta Sidoarjo Cek Santri Manbaul Hikam, 420 Sudah Pulang
  • Kapolresta Sidoarjo Cek Santri Manbaul Hikam, 420 Sudah Pulang

Posting Komentar