Jalan Arjosari–Purwantoro Dilebarkan, Proyek Rp13,5 Miliar Dikebut

Pengerjaan pelebaran Jalan Arjosari–Purwantoro di Kabupaten Pacitan memasuki tahap pengaspalan. (Foto: Acir Hernowo)

PACITAN, DAILYPUBLIK.COM - Pelebaran Jalan Arjosari–Purwantoro di Kabupaten Pacitan terus dikebut. Proyek senilai sekitar Rp13,5 miliar itu kini memasuki tahap pengaspalan dan ditargetkan selesai untuk serah terima pada Oktober 2026.

Kepala UPT PJJ Pacitan, Ir. Budi Harisantoso, ST., MT., mengatakan pengaspalan dilakukan secara bertahap.

Lapis pertama telah dikerjakan sejak akhir Agustus hingga awal September, sedangkan lapis kedua dijadwalkan pada pekan pertama September.

“Untuk program reguler ini ada dua segmen. Segmen pertama berada di Desa Gondang, sedangkan segmen kedua berada di Desa Mujing dan Desa Nawangan, Kecamatan Nawangan,” kata Budi, Jumat (4/9/2026).

Pembangunan dan pelebaran ruas Arjosari–Purwantoro tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp13,5 miliar dari APBD murni 2026.

Pekerjaan tidak berhenti pada program reguler tahun ini. Pemerintah juga merencanakan kelanjutan pembangunan melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026.

Jika dukungan anggaran memungkinkan, pekerjaan akan kembali dilanjutkan pada 2027. Dengan skema tersebut, peningkatan ruas jalan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan pembiayaan daerah.

Budi meminta masyarakat ikut mendukung pelaksanaan proyek. Dukungan warga dinilai penting agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai target.

Pelebaran Jalan Arjosari–Purwantoro tidak hanya menyasar peningkatan kondisi jalan. Ruas tersebut dipandang strategis karena menjadi salah satu akses penghubung wilayah utara Pacitan menuju Wonogiri, Jawa Tengah.

Dampaknya diharapkan dirasakan masyarakat di Kecamatan Arjosari, Nawangan, hingga Bandar.

Jalan yang lebih baik dan memiliki kapasitas lebih besar akan mendukung mobilitas warga sekaligus distribusi barang dan jasa.

Peningkatan konektivitas juga diharapkan membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah utara Pacitan.

Selama ini, konektivitas Pacitan tidak hanya bergantung pada jalur barat dan timur. Penguatan jalur utara menjadi bagian dari upaya memperluas pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, proyek ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, terutama bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan utara Pacitan. (Acr)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Jalan Arjosari–Purwantoro Dilebarkan, Proyek Rp13,5 Miliar Dikebut
  • Jalan Arjosari–Purwantoro Dilebarkan, Proyek Rp13,5 Miliar Dikebut
  • Jalan Arjosari–Purwantoro Dilebarkan, Proyek Rp13,5 Miliar Dikebut
  • Jalan Arjosari–Purwantoro Dilebarkan, Proyek Rp13,5 Miliar Dikebut
  • Jalan Arjosari–Purwantoro Dilebarkan, Proyek Rp13,5 Miliar Dikebut
  • Jalan Arjosari–Purwantoro Dilebarkan, Proyek Rp13,5 Miliar Dikebut

Posting Komentar