Rutan Ponorogo Perkuat Koordinasi Tangani Tahanan Overstay
![]() |
| Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo M. Agung Nugroho bersama pejabat struktural dan staf mengikuti Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Overstay Tahanan se-Jawa Timur. (Foto: Ist) |
PONOROGO, DAILYPUBLIK.COM - Penanganan tahanan yang mengalami overstay menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Overstay se-Jawa Timur, Kamis (27/8).
Rutan Kelas IIB Ponorogo turut mengikuti rapat tersebut untuk menyamakan dan merekonsiliasi data tahanan overstay.
Rakor digelar secara virtual melalui Zoom Meeting. Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, mengikuti kegiatan bersama pejabat struktural dan staf dari Ruang Sekretariat Rutan Ponorogo.
Rapat ini membahas kondisi overstay tahanan sekaligus mencocokkan data pada seluruh Rutan dan Lapas di Jawa Timur.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan data tahanan tetap tertib dan akurat. Di saat yang sama, koordinasi antarinstansi diperkuat agar persoalan overstay dapat ditangani secara terpadu.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur memaparkan kondisi overstay tahanan di berbagai Rutan dan Lapas.
Paparan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai kondisi tahanan overstay di wilayah Jawa Timur.
Pada sesi berikutnya, peserta mendapat pemaparan mengenai rekonsiliasi data overstay tahanan yang melibatkan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Kejaksaan Agung Republik Indonesia, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pembahasan kemudian berlanjut pada diskusi mengenai langkah penanganan tahanan overstay.
Keikutsertaan Rutan Ponorogo dalam rakor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi.
Rekonsiliasi data secara terpadu diharapkan membuat pengelolaan data tahanan semakin tertib dan akurat.
Selain itu, koordinasi lintas lembaga diharapkan dapat mendukung penyelesaian persoalan overstay tahanan secara lebih optimal.
Baca Juga:

Posting Komentar