Prajurit Satgas TMMD Beribadah Minggu di Ponorogo, Kodim Fasilitasi Kebebasan Beragama di Tengah Penugasan
![]() |
| Anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo yang beragama Nasrani mengikuti ibadah Minggu di Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN) Ponorogo. (Foto: Ist) |
PONOROGO, DAILYPUBLIK.COM - Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo yang beragama Nasrani tetap dapat menjalankan ibadah Minggu di tengah penugasan membangun infrastruktur di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Minggu (2/8/2026).
Kodim 0802/Ponorogo memfasilitasi transportasi menuju Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN) di Kota Ponorogo agar para prajurit dapat menunaikan ibadah sesuai keyakinannya.
Selama menjalankan program TMMD di Desa Bulu Lor, para prajurit berasal dari berbagai satuan dan latar belakang agama.
Meski lokasi penugasan berjarak sekitar 34 kilometer dari pusat Kota Ponorogo, pelaksanaan ibadah tetap difasilitasi sebagai bagian dari pemenuhan hak beragama bagi personel yang bertugas.
Setibanya di GKIN Ponorogo, rombongan prajurit disambut oleh pengurus gereja dan jemaat.
Mereka kemudian mengikuti rangkaian ibadah bersama masyarakat dalam suasana yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Salah seorang anggota Satgas TMMD, Prada Valyant dari Yonif TP Pacitan, mengaku bersyukur dapat mengikuti ibadah Minggu selama bertugas di Ponorogo.
Menurut dia, sambutan hangat dari jemaat dan pendeta membuat para prajurit merasa diterima sebagai bagian dari komunitas yang beribadah pada hari itu.
"Kami disambut dengan baik oleh jemaat dan pendeta. Suasananya hangat sehingga kami dapat mengikuti ibadah dengan nyaman," ujar Prada Valyant.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0802/Ponorogo yang telah menyediakan fasilitas transportasi bagi anggota Satgas TMMD beragama Nasrani untuk melaksanakan ibadah Minggu.
Pelaksanaan ibadah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan rohani personel selama menjalankan tugas dalam program TMMD.
Selain berfokus pada pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, kegiatan itu juga menunjukkan upaya menjaga kesejahteraan personel, termasuk dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
(MdC0802/Fa)
Baca Juga:

Posting Komentar