1.055 Pengurus PKB Pacitan Konsolidasi, Target 9 Kursi 2029
![]() |
| Ketua DPC PKB Pacitan Fibi Irawan menyampaikan sambutan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Foto: Ist |
PACITAN, DAILYPUBLIK.COM - Sebanyak 1.055 pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pacitan mengikuti Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di seluruh kecamatan, Selasa (18/8/2026).
Konsolidasi yang dipusatkan di Rumah Makan Sehat, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pacitan, itu menjadi bagian dari penataan struktur organisasi periode 2026-2031 sekaligus persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Pacitan Fibi Irawan mengatakan, Musancab menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan menata kembali kepengurusan partai di tingkat kecamatan. Penataan tersebut diharapkan memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa.
“Ini tidak mudah. Perlu kesolidan semua pengurus,” kata Fibi di hadapan peserta Musancab.
Dari Musancab tersebut akan terbentuk kepengurusan baru untuk periode 2026-2031. Struktur baru itu diharapkan dapat memperkuat koordinasi antartingkatan kepengurusan sekaligus menyatukan kerja kader di tingkat bawah.
Target naik dari lima menjadi sembilan kursi
Konsolidasi organisasi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan perolehan kursi PKB di DPRD Pacitan pada Pemilu 2029. Saat ini PKB memiliki lima kursi di DPRD Pacitan.
Fibi menargetkan perolehan tersebut meningkat menjadi sedikitnya sembilan kursi pada Pemilu 2029. Target itu, menurut dia, membutuhkan kesolidan seluruh jajaran partai dan kerja organisasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Minimal selanjutnya PKB sembilan kursi,” tegas Fibi yang juga Wakil Ketua DPRD Pacitan.
Ia mengatakan, penguatan struktur hingga tingkat anak cabang dan ranting menjadi bagian dari upaya memperbesar kekuatan organisasi.
PKB Pacitan juga ingin mempertahankan posisinya sebagai salah satu wadah perjuangan masyarakat dan warga Nahdliyin di daerah tersebut.
Empat agenda menuju Pemilu 2029
Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melalui Abdullah Muhdi mengatakan, Musancab tingkat kecamatan merupakan pijakan penting dalam membangun kekuatan struktur partai.
Menurut Abdullah, kekuatan PKB tidak hanya berada di tingkat cabang. Anak cabang dan ranting justru menjadi bagian penting karena berhubungan langsung dengan kaderisasi serta aktivitas partai di tengah masyarakat.
“Musyawarah tingkat kecamatan ini menjadi pijakan paling penting dalam pembangunan struktur kekuatan partai. Karena kekuatan sesungguhnya PKB adalah anak cabang dan anak ranting serta rantingnya,” kata Abdullah.
Ia meminta struktur partai di tingkat bawah tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial. Kader PKB didorong hadir melalui kerja nyata dan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Abdullah juga menyampaikan pesan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar agar PKB Pacitan meningkatkan capaian politiknya.
“PKB Pacitan wajib naik kelas. Tekad harus nyata di setiap level kepengurusan PKB termasuk di level anak cabang dan ranting,” ujar Abdullah, yang merupakan anggota DPRD Jawa Timur periode 2024-2029.
Dalam persiapan menuju Pemilu 2029, Abdullah menyebut terdapat empat agenda yang perlu menjadi perhatian PKB Pacitan.
Pertama, memperkuat regenerasi kepemimpinan dengan memberikan ruang lebih besar kepada kader muda dan perempuan. Ia mengapresiasi keterlibatan kader muda dan perempuan dalam Musancab sebagai salah satu modal bagi keberlanjutan kaderisasi partai.
Kedua, memperkuat transformasi digital dan penguasaan ruang informasi. Struktur partai di tingkat bawah didorong memanfaatkan teknologi digital untuk komunikasi, konsolidasi, sekaligus menyampaikan kerja-kerja politik kepada masyarakat.
Ketiga, persiapan menghadapi Pemilu 2029 harus dilakukan sejak sekarang. Abdullah mengingatkan bahwa target peningkatan kursi tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui kerja politik yang terencana dan berkelanjutan.
“Tidak ada kemenangan yang lahir secara instan. Kita rawat akarnya, kita sirami semuanya, dan kemudian kita akan panen. Karena tidak mungkin orang panen itu kalau tidak menanam,” katanya.
Keempat, PKB diminta memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat agar keberadaan partai semakin dirasakan.
Bagi PKB Pacitan, Musancab serentak menjadi tahap awal pembentukan struktur kepengurusan periode 2026-2031.
Struktur baru tersebut akan menghadapi tantangan untuk menerjemahkan konsolidasi organisasi menjadi kerja politik yang mampu mendukung target peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029. (Rls/Acr)
Baca Juga:


Posting Komentar