Samson Kodim Ponorogo Turun Tangan di TMMD 129, Angkut Tiga Sak Semen Sekaligus

Serka Zainuri, anggota Pendim Kodim 0802/Ponorogo yang dijuluki "Samson Kodim Ponorogo", turun langsung membantu personel Satgas TMMD ke-129. (Foto: Istimewa)

PONOROGO (Dailypublik.com) - Di tengah pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, aksi seorang prajurit Kodim 0802/Ponorogo menarik perhatian.

Bukan hanya menjalankan tugas peliputan, ia juga turun langsung membantu pekerjaan fisik pembangunan jembatan dengan mengangkut material bangunan.

Prajurit tersebut adalah Serka Zainuri, anggota Staf Penerangan Kodim (Pendim) 0802/Ponorogo yang akrab dijuluki "Samson Kodim Ponorogo" oleh rekan-rekannya. 

Julukan itu melekat karena postur tubuh dan kemampuannya mengangkat beban berat, yang telah lama ditempa melalui rutinitas olahraga kebugaran.

Pada Selasa, 21 Juli 2026, Serka Zainuri bertugas meliput progres pembangunan jembatan sebagai salah satu sasaran fisik TMMD ke-129.

Namun, di sela tugas jurnalistik militernya, ia memilih meninggalkan sejenak kamera dan bergabung bersama personel Satgas TMMD yang tengah berjibaku memindahkan material bangunan.

Keputusan itu muncul setelah melihat para prajurit bekerja keras mengangkat batu, semen, dan adukan material untuk mempercepat pembangunan jembatan.

Berbekal kebiasaan berlatih fitness, Serka Zainuri langsung ikut mengangkat material pembangunan.

Selama membantu pekerjaan di lapangan, ia antara lain:

1. Mengangkat bongkahan batu berukuran besar.

2. Memindahkan campuran material bangunan.

3. Mendorong archo berisi adukan material.

4. Memanggul tiga sak semen sekaligus dalam satu kali angkut menuju lokasi pekerjaan.

Sementara itu, peralatan peliputannya dititipkan kepada rekan sesama anggota Pendim agar proses dokumentasi kegiatan tetap berjalan.

Rekan-rekannya mengenal Serka Zainuri sebagai sosok yang konsisten menjalankan tugas sekaligus ringan tangan membantu orang lain, terutama ketika melihat rekan membutuhkan tenaga tambahan.

Menurutnya, pekerjaan seberat apa pun akan terasa lebih ringan apabila dilakukan dengan penuh keikhlasan.

"Intinya adalah ikhlas bekerja, dimanapun tempatnya, ketika semua didasari rasa ikhlas maka seberat apapun beban akan menjadi ringan. Anggap saja ini olahraga fitness rutin olahraga keseharian saya," ujar Serka Zainuri.

Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas mengangkat beban berat seperti yang dilakukannya tidak layak ditiru oleh orang yang belum memiliki kemampuan atau pengalaman yang memadai.

Aksi Serka Zainuri memperlihatkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya mengandalkan pembagian tugas formal, tetapi juga semangat gotong royong dan solidaritas antaranggota di lapangan.

Di luar tanggung jawabnya sebagai personel peliputan, ia memilih ikut menyumbangkan tenaga demi mempercepat penyelesaian sasaran fisik pembangunan jembatan di Desa Bulu Lor.


(Fase/0802)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Samson Kodim Ponorogo Turun Tangan di TMMD 129, Angkut Tiga Sak Semen Sekaligus
  • Samson Kodim Ponorogo Turun Tangan di TMMD 129, Angkut Tiga Sak Semen Sekaligus
  • Samson Kodim Ponorogo Turun Tangan di TMMD 129, Angkut Tiga Sak Semen Sekaligus
  • Samson Kodim Ponorogo Turun Tangan di TMMD 129, Angkut Tiga Sak Semen Sekaligus
  • Samson Kodim Ponorogo Turun Tangan di TMMD 129, Angkut Tiga Sak Semen Sekaligus
  • Samson Kodim Ponorogo Turun Tangan di TMMD 129, Angkut Tiga Sak Semen Sekaligus

Posting Komentar