Sahudi Usung Politik Guyub di Pilkades Kembang Pacitan, Pilih Tanpa Tim Khusus dan Kampanye Berlebihan
![]() |
| Sahudi, Sosok Kepala Desa Kembang, Pacitan. (Foto: Acir Hernowo) |
PACITAN, DAILYPUBLIK.COM – Di tengah dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang kerap diwarnai persaingan ketat, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, justru mencoba menghadirkan wajah demokrasi yang lebih teduh.
Kepala desa petahana, Sahudi, mengedepankan semangat kebersamaan dengan mengajak masyarakat menjaga kerukunan selama tahapan Pilkades 2026.
Bagi Sahudi, pesta demokrasi desa tidak semata menjadi ajang meraih kemenangan, melainkan momentum memperkuat persaudaraan antarwarga.
Karena itu, ia memilih tidak membentuk tim pemenangan maupun melakukan mobilisasi politik yang berlebihan.
Menurutnya, selama dua periode memimpin Desa Kembang, hubungan yang terbangun dengan masyarakat menjadi modal utama untuk kembali mengikuti kontestasi.
Ia lebih memilih menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada warga tanpa tekanan ataupun polarisasi.
"Saya maju ini selain niat mengabdi untuk menyempurnakan masa jabatan kepala desa sesuai ketentuan tiga periode, saya juga ingin memperbaiki berbagai kekurangan pada periode sebelumnya," ujar Sahudi, Jumat, 31 Juli 2026.
Sikap tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa demokrasi tingkat desa dapat berjalan secara dewasa.
Sahudi meyakini masyarakat telah memiliki penilaian sendiri terhadap rekam jejak setiap calon tanpa harus digiring oleh kekuatan tim sukses.
"Saya tidak membuat tim khusus. Masyarakat sudah tahu pilihannya masing-masing," katanya.
Lebih dari sekadar kompetisi politik, Sahudi berharap Pilkades menjadi sarana memperkuat persatuan warga Desa Kembang.
Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan tidak sampai merusak hubungan keluarga maupun bertetangga.
"Setiap bertemu masyarakat, saya selalu berpesan jangan sampai bertengkar dengan saudara atau tetangga hanya karena pilihan. Yang penting Desa Kembang tetap adem ayem," pungkasnya.
Pilkades serentak gelombang pertama di Kabupaten Pacitan dijadwalkan berlangsung pada 8 November 2026.
Di Desa Kembang, kontestasi akan diikuti dua bakal calon, yakni Sahudi sebagai petahana dan seorang mantan kepala desa yang pernah memimpin desa tersebut sebelumnya.
Dengan persaingan yang diperkirakan berlangsung ketat, harapan akan terciptanya Pilkades yang damai menjadi pesan utama yang terus digaungkan.
(Acr/Red)
Baca Juga:

Posting Komentar