PSHT Ponorogo Dominasi Kejurkab 2026, Siap Bidik Prestasi Porprov

Penyerahan piala juara umum kepada perwakilan pengurus menjadi penanda berakhirnya Kejurkab Pencak Silat IPSI Kabupaten Ponorogo 2026. (Foto: Ist)

PONOROGO,DAILYPUBLIK.COM - Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat IPSI Kabupaten Ponorogo 2026 menjadi lebih dari sekadar perebutan medali bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo Pusat Madiun.

Ajang ini dimanfaatkan sebagai ruang menguji hasil pembinaan atlet muda sebelum menghadapi persaingan yang lebih ketat pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Hasilnya, proses pembinaan tersebut membuahkan prestasi. PSHT Cabang Ponorogo Pusat Madiun menutup kejuaraan dengan status juara umum setelah mengoleksi 14 medali emas, 8 perak, dan 5 perunggu.

Raihan itu menjadi yang tertinggi di antara 13 perguruan yang mengikuti Kejurkab di GOR Bulutangkis Ponorogo, 28–29 Juli 2026.

Bagi PSHT, capaian tersebut bukan sekadar angka dalam klasemen medali. Kejuaraan tingkat kabupaten dipandang sebagai tahapan penting untuk mengukur kesiapan atlet menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi sekaligus membangun mental bertanding sejak dini.

Ketua Panitia Kejurkab, Sayid Asfari, mengatakan kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya menjaga regenerasi atlet pencak silat Kabupaten Ponorogo agar tetap mampu bersaing di tingkat provinsi.

"Harapan kita agar di Porprov nanti tradisi emas atlet Kabupaten Ponorogo yang selalu menyumbang dua medali emas bisa dijaga atau ditingkatkan," ujarnya.

Ketua PSHT Cabang Ponorogo Pusat Madiun, Moh. Komarudin, menilai keberhasilan para atlet tidak lepas dari budaya latihan yang disiplin dan dukungan seluruh keluarga besar PSHT.

"Luar biasa sekali bentuk dukungan dan apresiasi yang diberikan. Dukungan moral dari saudara sepersaudaraan tentu menjadi bahan bakar dan motivasi terbesar bagi seluruh atlet PSHT Cabang Ponorogo Pusat Madiun," katanya.

Menurut Komarudin, setiap pertandingan merupakan bagian dari proses pembentukan karakter atlet. Karena itu, ia meminta para pesilat tidak cepat berpuas diri meski berhasil meraih juara umum.

"Pengalaman dan perjuangan di Kejurkab 2026 ini adalah pijakan awal yang sangat berharga. Semoga semangat, kedisiplinan, dan rasa persaudaraan ini terus menyala hingga siap tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik di Kejurprov 2026 mendatang. Tetap semangat berlatih, jaga rendah hati, dan terus junjung tinggi ajaran persaudaraan," ujarnya.

Keberhasilan di Kejurkab menjadi modal awal bagi PSHT Cabang Ponorogo Pusat Madiun untuk menatap agenda kompetisi berikutnya. Tantangan yang dihadapi bukan hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga terus melahirkan atlet-atlet baru yang mampu membawa nama Ponorogo bersaing di tingkat Jawa Timur.



(Se/Red)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • PSHT Ponorogo Dominasi Kejurkab 2026, Siap Bidik Prestasi Porprov
  • PSHT Ponorogo Dominasi Kejurkab 2026, Siap Bidik Prestasi Porprov
  • PSHT Ponorogo Dominasi Kejurkab 2026, Siap Bidik Prestasi Porprov
  • PSHT Ponorogo Dominasi Kejurkab 2026, Siap Bidik Prestasi Porprov
  • PSHT Ponorogo Dominasi Kejurkab 2026, Siap Bidik Prestasi Porprov
  • PSHT Ponorogo Dominasi Kejurkab 2026, Siap Bidik Prestasi Porprov

Posting Komentar