Kementerian Transmigrasi Kirim 1.476 Akademisi ke 53 Kawasan, Ini Target TEP 2026

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi memberikan arahan kepada peserta Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 saat pembekalan di Bogor, Jawa Barat. (Foto: Humas Kementerian Transmigrasi / Antonius A. Giovanni)

BOGOR, DAILYPUBLIK.COM – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyiapkan 1.476 anggota Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 yang berasal dari kalangan guru besar, doktor, dan magister dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Mereka akan bertugas selama empat bulan di 53 kawasan transmigrasi untuk mengembangkan potensi daerah melalui pendekatan riset dan inovasi.

Para peserta mengikuti pembekalan di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (25/7), sebelum diberangkatkan ke lokasi penugasan.

Kawasan yang menjadi sasaran terdiri atas 41 kawasan transmigrasi prioritas nasional, dua kawasan prioritas Kementerian Transmigrasi, serta 10 kawasan prioritas di Papua.

Beberapa wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan program antara lain Salor di Kabupaten Merauke, Papua Selatan; Selaut di Kabupaten Simeulue, Aceh; Lunang Selaut dan Muara Takung-Kamang Baru di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat; Batu Betumpang di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung; serta Barelang di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan pembekalan diberikan agar seluruh anggota TEP memahami tantangan di lapangan sekaligus mampu menjalankan misi riset sesuai kebutuhan masyarakat di kawasan transmigrasi.

"Sebelum dilepas ke berbagai kawasan transmigrasi, anggota TEP diberi pembekalan berbagai materi keilmuan," ujar Viva Yoga seusai pembukaan TEP 2026 yang dilakukan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Menurut Viva Yoga, para peserta dipilih melalui proses seleksi yang ketat. Dari total 10.359 pendaftar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri, sebanyak 1.476 orang dinyatakan lolos menjadi anggota TEP 2026.

"Yang mendaftarkan diri tercatat mencapai 10.359 orang dari berbagai kampus di tanah air bahkan ada yang dari luar negeri. Mereka sosok-sosok yang cerdas dan manusia unggul," kata Viva Yoga.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama menjalankan program tidak hanya memberikan kontribusi bagi pengembangan kawasan transmigrasi, tetapi juga menjadi bekal lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan nasional.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan bahwa pengetahuan yang dimiliki para akademisi perlu diimplementasikan untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Sebagai cendekiawan dan ilmuwan, apa yang digeluti di kampus harus mampu menjawab persoalan di kawasan transmigrasi," ujar Iftitah.

Program TEP 2026 merupakan kelanjutan dari rekomendasi hasil Ekspedisi Patriot tahun sebelumnya.

Melalui riset yang dilakukan langsung di lapangan, pemerintah berharap berbagai inovasi yang dihasilkan mampu memperkuat produktivitas kawasan transmigrasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Viva Yoga optimistis pengalaman para akademisi dalam melakukan penelitian dapat menjadi modal untuk menghasilkan solusi yang aplikatif.

Menurut dia, riset yang sebelumnya banyak dilakukan di lingkungan kampus kini diharapkan dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat melalui pengembangan potensi kawasan transmigrasi.

"Bila sebelumnya mereka melakukan riset di laboratorium atau dalam lingkup yang lain, sekarang saatnya melakukan riset di kawasan yang lebih besar," ujar Viva Yoga.


(ARW/Fa)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kementerian Transmigrasi Kirim 1.476 Akademisi ke 53 Kawasan, Ini Target TEP 2026
  • Kementerian Transmigrasi Kirim 1.476 Akademisi ke 53 Kawasan, Ini Target TEP 2026
  • Kementerian Transmigrasi Kirim 1.476 Akademisi ke 53 Kawasan, Ini Target TEP 2026
  • Kementerian Transmigrasi Kirim 1.476 Akademisi ke 53 Kawasan, Ini Target TEP 2026
  • Kementerian Transmigrasi Kirim 1.476 Akademisi ke 53 Kawasan, Ini Target TEP 2026
  • Kementerian Transmigrasi Kirim 1.476 Akademisi ke 53 Kawasan, Ini Target TEP 2026

Posting Komentar