2.500 Jamaah Hadiri Pengajian Akbar KADDUM di Karangpatihan

Ribuan jamaah memadati Jalan Dukuh Tanggungrejo, Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. (Foto: Istimewa)

PONOROGO (Dailypublik.com) - Sekitar 2.500 jamaah memadati Jalan Dukuh Tanggungrejo, RT 04 RW 01, Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Senin (20/7/2026) malam. Mereka menghadiri Pengajian Akbar dan Sholawatan yang diselenggarakan Karang Taruna Kawulo Mudo Dultonggo Manunggal (KADDUM).

Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari Desa Karangpatihan, tetapi juga dari sejumlah desa di Kecamatan Balong hingga wilayah Madiun. Kehadiran ribuan warga membuat kawasan pengajian dipenuhi lautan jamaah yang mengikuti rangkaian acara dengan khidmat.

Pengajian menghadirkan Gus Farhan Li Ulil Albab dari Pondok Nduri, Sawoo, Ponorogo, serta Hj. Kharisma Yogi Noviana dari Madiun. Lantunan selawat semakin semarak dengan iringan Grup Hadrah Santri Wisanggeni.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo Yuliana, Kapolsek Balong AKP Triyono, S.H., Danramil Balong Kapten Korps Zeni Hadi Eko Santoso, serta Kepala Desa Karangpatihan Eko Mulyadi, S.IP., M.Pd.

Ketua Karang Taruna KADDUM mengatakan organisasinya merupakan karang taruna perintis di Desa Karangpatihan yang selama ini aktif menggelar kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya. Menurutnya, pengajian akbar menjadi salah satu agenda rutin untuk mempererat kebersamaan masyarakat.

"Katar KADDUM adalah karang taruna perintis di Desa Karangpatihan ini. Selain kegiatan keagamaan, sejak awal kami juga aktif dalam kegiatan sosial. Saat terjadi gempa di Yogyakarta, kami bergotong royong mengumpulkan bantuan untuk disalurkan kepada para korban," ujarnya.

Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pengajian akbar tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

"Dalam pengajian kita memperoleh dua investasi kehidupan. Pertama, investasi sosial melalui kebersamaan dan kerukunan. Kedua, investasi akhirat. Semoga seluruh donatur dan pihak yang terlibat mendapatkan rezeki yang berkah dan balasan kebaikan dari Allah SWT," katanya.

Selain menjadi ruang memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini juga membawa dampak ekonomi bagi warga. Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan ramainya jamaah dengan membuka lapak makanan, minuman, dan aneka kebutuhan lainnya.

Ramainya pengunjung membuat aktivitas jual beli meningkat dan memberikan tambahan pendapatan bagi pedagang lokal.

Melalui pengajian akbar ini, panitia mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan iman dan takwa, memperbanyak selawat, menjaga kerukunan, serta memperkuat semangat gotong royong.

Kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. (Andika/Red)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • 2.500 Jamaah Hadiri Pengajian Akbar KADDUM di Karangpatihan
  • 2.500 Jamaah Hadiri Pengajian Akbar KADDUM di Karangpatihan
  • 2.500 Jamaah Hadiri Pengajian Akbar KADDUM di Karangpatihan
  • 2.500 Jamaah Hadiri Pengajian Akbar KADDUM di Karangpatihan
  • 2.500 Jamaah Hadiri Pengajian Akbar KADDUM di Karangpatihan
  • 2.500 Jamaah Hadiri Pengajian Akbar KADDUM di Karangpatihan

Posting Komentar