Bupati Pacitan Paparkan Konsep Kepemimpinan Adaptif dalam Retret Pimpinan ISI Surakarta
![]() |
| Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menjadi pemateri kepemimpinan adaptif pada Retret Pimpinan ISI Surakarta di Pacitan. (Foto: Acir Hernowo) |
PACITAN (Dailypublik.com) - Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menjadi pemateri dalam Retret Pembekalan Penguatan Integritas Kinerja Pimpinan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta Tahun 2026 yang digelar di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Rabu (22/7).
Kegiatan tersebut diikuti Rektor ISI Surakarta beserta jajaran pimpinan sebagai bagian dari penguatan integritas, kepemimpinan, dan tata kelola kelembagaan di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam kesempatan itu, Indrata Nur Bayuaji menyampaikan materi bertajuk Kepemimpinan Adaptif dan Strategi Menghadapi Situasi Global.
Ia menyoroti pentingnya kemampuan seorang pemimpin untuk beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung cepat serta merespons tantangan yang semakin kompleks.
Menurut Bupati, kepemimpinan adaptif tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan yang telah memiliki pola penanganan, tetapi juga pada kemampuan menghadapi persoalan-persoalan baru yang belum memiliki solusi pasti.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar organisasi tetap mampu berkembang di tengah perubahan yang dinamis.
"Kepemimpinan adaptif berfokus pada membantu organisasi dan masyarakat menghadapi masalah kompleks yang belum memiliki solusi pasti. Pemimpin adaptif membantu orang belajar bagaimana menghadapi masa depan yang belum pasti," ujar Indrata.
Ia menambahkan, dinamika global menuntut setiap pemimpin memiliki kemampuan berinovasi, membangun kolaborasi, serta mengambil keputusan secara tepat.
Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi modal penting untuk menjaga organisasi tetap tangguh sekaligus relevan dalam menghadapi perubahan.
Retret pembekalan ini diharapkan dapat memperkuat perspektif kepemimpinan para pimpinan ISI Surakarta, terutama dalam membangun tata kelola yang berintegritas dan adaptif.
Penguatan tersebut dipandang penting untuk mendukung pengembangan pendidikan tinggi dan seni yang mampu menjawab tantangan zaman.
(Acr/Fa)
Baca Juga:

Posting Komentar